HADIST MUSIBAH

 

  1. Ibnu Qoyyim rahimahullah berkata, “Seandainya manusia mengetahui bahwa nikmat Allah yang ada dalam musibah itu tidak lain seperti halnya nikmat Allah yang ada dalam kesenangan, niscaya hati dan lisannya akan selalu sibuk untuk mensyukurinya.” (Syifaa`ul ‘Aliil: 525)
  2. Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ”Tidaklah keletihan, kepayahan, kesedihan, gundah gulana, dan bahaya yang menimpa seorang mukmin hinggga duri yang menusuknya, kecuali Allah akan mengampuni kesalahan-kesalahannya dengan semua itu.” (HR. Bukhori: 5318)
  3. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sungguh menakjubkan perkara kaum mukmin, sesungguhnya semua perkaranya adalah kebaikan, dan itu tidak akan terjadi kecuali bagi orang beriman. Jika ia dianugrahi nikmat ia bersyukur dan itu baik baginya, jika ia tertimpa musibah ia bersabar maka itu baik baginya.” (HR. Muslim: 2999)
  4. Dari Anas bin Malik, ia berkata bhw suatu kali Nabi Muhammad sholollohu alaihi wasalam mendapati seorang wanita menangis di dekat suatu kubur. Nabi pun menegurnya, “Bertaqwalah kpd Allah, dan bersabarlah”. Namun wanita itu krn tdk tahu bhw yg menegurnya adalah Rosululloh, segera menukas, “Pergilah engkau. Engkau tdk mendapatkan musibah sebagaimana aku”. Kemudian dikatakan kpd nya bhw yg menegurnya barusan adalah Nabi Muhammad. Maka segera ia mendatangi rumah Nabi, dan ia tdk menemukan penjaga pintu yg menghalangi dirinya utk menemui Nabi. Ia berkata, “Aku tdk tahu kalau tadi engkau yg menegurku”. Nabi menjawab,”Kesabaran adalah ketika datangnya musibah yg pertama”. Riwayat Muttafaq alaih
  5. Dari Ummu Salamah r.a, istri nabi SAW, ia berkata, ‘Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Tidak ada seorang hamba yang mendapat musibah, lalu ia membaca, ‘Sesungguhnya kita adalah milik Allah SWT dan sesungguhnya kita kembali kepada-Nya. Ya Allah, berilah pahala kepadaku dalam musibahku dan gantikanlah untukku yang lebih baik darinya.’ melainkan Allah SWT memberi pahala kepadanya dalam musibahnya dan menggantikan baginya yang lebih baik darinya.’ HR. Muslim.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s