SPEKTRUM WARNA DI WAKTU SHOLAT

 

Hadist:  Ditanya Nabi SAW, apakah amalan yang sebaiknya, maka bersabda Nabi: Shalat di awal waktunya “(Riwayat oleh At-Tirmidzi dan Abu Daud, Al-Albani menshohihkannya)

Hadist:  Nabi SAW bersabda. Artinya: “tangguhlah sehingga dingin untuk shalat dhuhur, karena kekuatan panas (matahari) adalah dari panas neraka jahannam.” (Hadits shohih riwayat Al-Bukhari)

Penelitian ilmuwan:

  • SUBUH – Waktu sholat subuh adalah dimulai setelah terbit fajar shadiq sampai terbitnya matahari.

Pada waktu Subuh alam berada dalam spektrum warna BIRU MUDA yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisme tubuh. Jadi warna biru muda atau waktu Subuh memiliki rahasia terkait dengan penawar / rezeki dan komunikasi.

Mereka yang sering tertinggal waktu subuhnya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, akhirnya akan mengalami masalah komunikasi dan rezeki.

Ini karena energi alam yaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid yang harus terjadi dalam kondisi roh dan jasad menyatu (keserentakan ruang dan waktu)

Dimulai azan Subuh, energi alam pada waktu itu berada pada tingkat optimal. Energi inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonan pada waktu rukuk dan sujud. Jadi mereka yang terlewat subuhnya sebenarnya sudah mendapat tenaga yang tidak optimal lagi.

 

  • ZUHUR – Waktu shalat zhuhur adalah dimulai sejak matahari tergelincir ke barat dan berakhir di saat bayangan sesuatu benda seperti kayu panjang itu sama panjangnya dengan kayu tersebut.

Warna alam berikutnya berubah ke warna HIJAU (isyraq & dhuha) dan kemudian warna KUNING menandakan masuknya waktu Zhuhur. Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem pencernaan.

Warna kuning ini memiliki rahasia yang berkaitan dengan keceriaan. Jadi mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat Zuhurnya berulang-ulang kali dalam hidupnya akan mengalami masalah di perut dan hilang sifat cerianya.

 

  • ASHAR – Waktu shalat asar adalah dimulai setelah waktu Zuhur berakhir, dan berakhir setelah matahari terbenam.

Warna alam akan berubah ke warna ORANYE, yaitu masuknya waktu Ashar di mana spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi prostat, uterus, ovarium dan testis yang mencakup sistem reproduksi. Rahasia warna oranye ialah kreativitas.

Orang yang kerap tertinggal Ashar akan hilang daya kreativitasnya dan lebih malang lagi kalau di waktu Ashar ini jasad dan roh seseorang terpisah.Dan jangan lupa, tenaga pada waktu Asar ini amat dibutuhkan organ reproduktif kita😉

 

  • MAGHRIB – Waktu shalat mahgrib adalah dimulai setelah terbenamnya matahari dan berakhir saat mega merah telah hilang dan tidak terlihat.

Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna MERAH dan di waktu ini kita kerap dinasehatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini berarti jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga karena mereka resonan dengan alam.

Mereka yang sedang dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (sholat Maghrib dulu lah …) karena banyak interferensi (difraksi) terjadi pada waktu ini yang dapat menyesatkan mata kita. Rahasia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, pada frekuensi otot, saraf dan tulang.

 

  • ISYA – Waktu isya adalah dimulai setelah hilangnya mega merah sampai terbitnya fajar shadiq yaitu subuh.

Ketika masuk waktu Isya, alam berubah ke warna INDIGO dan seterusnya memasuki fase Kegelapan. Waktu Isya ini menyimpan rahasia ketenteraman dan kedamaian di mana frekuensinya bersamaan dengan sistem kontrol otak.

Mereka yang sering ketinggalan Isyanya akan selalu berada dalam kegelisahan. Alam sekarang berada dalam Kegelapan dan sebetulnya, inilah waktu tidur dalam Islam. Tidur pada waktu ini disebut tidur delta dimana keseluruhan sistem tubuh berada dalam istirahat.

Setelah tengah malam, alam mulai bersinar kembali dengan warna putih, merah jambu dan seterusnya ungu di mana itu bersamaan dengan frekuensi kelenjar pineal, pituitari, talamus dan hipotalamus.

Tubuh seharusnya bangkit kembali pada waktu ini dan dalam Islam waktu ini disebut Qiamullail.

 

Kita sebagai umat Islam sepatutnya bersyukur karena telah di’karuniakan ‘syariat sholat oleh Allah swt tanpa perlu kita memikirkan bagaimana hendak menyerap tenaga alam ini.

 Hakikat ini seharusnya menyadarkan kita bahwa Allah mewajibkan shalat ke atas hambanya atas sifat pengasih dan penyayang-Nya sebagai pencipta karena Dia tahu hamba-Nya ini amat-amat membutuhkannya.

 

 

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s