PENGARUH DARI JENIS KATA

 

Dalam islam:

QS Ibrahim:24-26 – Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yg baik, seperti pohon yg baik, akarnya kuat dan cabangnya menjulang ke langit. Pohon itu menghasilkan buah pada setiap waktu dengan seizin Tuhannya. Dan Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia agar mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yg buruk seperti pohon yg buruk, yg telah di cabut akar2nya, dari permukaan bumi; tidak dapat tetap tegak sedikitpun.

QS Al baqarah:263 – Perkataan yg baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yg diiringi tindakan yg menyakiti. Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.

QS Al Hajj:30 — …. Dan jauhilah perkataan yg dusta.

QS An Nahl:125 – Serulah manusia kepada jalan Tuhanmu dngan hikmah dan pengajaran yg baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yg baik……

QS Al Baqarah:83 — …. Bicaralah yg baik, dirikanlah shalat, dan tunaikanlah zakat…

Dalam Islam:

Allah memerintahkan kita untuk memilih kata2 kita, jangan menyakiti orang lain, dan bersikap positif. Kata2 yg baik bisa digunakan untuk menyenangkan orang yg sakit. Kata2 yg buruk bisa digunakan untuk menyakiti orang lain. Nabi SAW ketika berkata, seseorang bertanggungjawab terhadap kata2nya, ia bisa masuk surga atau akan dicampakkan ke dalam neraka.

Artinya, bahwa orang yg beriman, seharusnya berkata benar dan memilih kata2 yg baik, karena sebuah kata mempunyai pengaruh besar terhadap seseorang.

Penelitian Ilmuwan:

    • Riset mengatakan (BBC Homepage), Kenangan2 menyakitkan diarahkan kepada pengalaman2 emosional adalah lebih menyakitkan, berkaitan dengan rasa sakit fisik.
    • Perubahan2 yg terjadi dalam otak merupakan kunci untuk mengerti permasalahan ini, yaitu apabila kita bekerja dalam kelompok atau lingkup sosial.
    • Percobaan pada relawan mahasiswa, mereka di minta untuk menulis tentang rasa sakit fisik mereka dan pengalaman yg menyangkut rasa emosional. Kemudian, tes mental dilakukan setelah menuliskan pengalaman tersebut dalam jangka waktu yg singkat. Prinsip yg utama bahwa penelitian tergantung pada apa yg di tulisnya.
    • Setiap kali pengalaman buruk yg siswa ingat menyebabkan rasa sakit fisik, dan memberikan hasil tes yg sangat buruk. Hasil yg lebih baik ketika mengingat sakit fisik daripada sakit emosional.
    • Shinsung Zein, seorang peneliti dari Purdue University, Indiana, USA, mengatakan bahwa sulit untuk mengingat kembali rasa sakit fisik, dibandingkan dengan sakit emosional.
    • Bagian dari otak yg bertanggungjawab untuk pengalaman2 tersebut dan kata2 yg menyakitkan pd manusia, ialah Cortex Cerebri, yg melakukan proses tersulit termasuk berpikir, memberikan tanggapan, dan menggunakan bahasa. Bagian otak ini meningkatkan kemampuan manusia untuk beradaptasi dengan kelompok dan budaya lain, disamping bertanggungjawab terhadap reaksi nyeri yg dapat terjadi pd hubungan antar kelompok.
    • Michael Hojsman, a Child Psychology specialist in Germany, mengatakan bahwa beberapa bagian otak menyetujui sakit emosional yg mana dianggap sebagai pengaruh dengan rentang yg panjang. Dalam nyeri fisik kalian dapat melihat luka dan memar. Sementara dalam nyeri emosional meninggalkan sebagian besar kekhawatiran dan ketakutan.
    • Sebagai contoh: Jika murid mengatakan sesuatu pada teman sekelasnya bahwa mereka akan menghukumnya stlh pulang sekolah, teman tersebut akan merasa cemas dan ketakutan.

Penelitian tersebut di lakukan oleh non muslim yg menegaskan kebenaran pesan Islam.

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s